«

»

Oct 31

DPD PKS Selangor Lepas Kader Terbaiknya

photo_2015-11-01_03-02-46Kajang, 31 Oktober. Perasaan haru menyelimuti diri kader-kader PKS DPD Selangor. Pasalnya mereka harus rela berpisah dan melepaskan salah satu kader terbaiknya.

Acara perpisahan yang digelar DPD PKS Selangor, Jumat malam, 30 Oktober 2015 lalu, di Markas Dakwah Selangor adalah untuk melepaskan kepulangan Abu Nazneen ke tanah air. Sebenarnya, acara perpisahan seperti ini adalah hal biasa bagi kader – kader PKS yang tinggal di daerah Selangor, karena sudah sejak lama, DPD memfasilitasi penyelenggaraan acara perpisahan setiap kali ada kadernya yang mau meninggalkan Malaysia “for good” (baca selamanya).

photo_2015-11-01_03-03-20Namun, perpisahan kali ini berbeda. Hampir setiap kader Selangor merasa kehilangan, dengan pulangnya beliau ke tanah air.

“Baliau ini adalah kader yang unik. Dia memiliki skill yang tidak dimiliki oleh kader-kader lainnya. Sedangkan skill tersebut sangat diperlukan,” demikian tutur Dr Usman Jakfar, Ketua PIP PKS Malaysia ketika dimintai komentar.

Salah satu keahlian yang dimiliki olehnya adalah keahlian dalam bidang komputer.

“Sepertinya, tidak ada satupun kader pks di Selangor yang komputernya belum pernah disentuh oleh abu Nazneen ini,” tutur ketua DPD PKS Selangor, Dr Amalludin La Mani.

Abu Nazneen, yang juga alumni ITB ini, memang cukup dikenal di kalangan kader PKS Selangor. Bukan saja karena sudah lama berada di Malaysia (lebih dari 10 tahun) tetapi juga karena mantan dosen Kolej Legenda ini senang membantu orang lain dan tidak pernah menolak jika diajak atau dimintai sesuatu.

Kontribusinya kepada Partai Dakwah, selama berada di Malaysia juga cukup banyak. Bukan hanya ditingkat DPD tetapi juga di tingkat PIP PKS Malaysia. Amanah yang terakhir diembannya di DPD adalah sebagai bendahara selain trainer komputer dan trainer video editing. Sedangkan di tingkat PIP PKS Malaysia, beliau diamanahi sebagai team media. Selamat jalan abu Nazneen. Selamat kembali ke tanah air. Semoga kita dipertemukan di medan dakwah yang lain. (MaS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *