«

»

Jun 01

Ketahanan Keluarga Ala BidPuan PIP PKS Johor

Peserta workshop

Di tengah pemberitaan miring yang diembuskan media dan guncangan fitnah, cacian dan hujatan kepada pimpinan PKS, ternyata tidak menyurutkan semangat kader untuk terus membangun bangsa lewat partai berlambang bulan sabit kembar ini.

Salah satunya kegiatan yang telah dilakukan oleh kader PKS di wilayah Johor, Malaysia. Bidang Perempuan PIP PKS, Johor mengadakan Workshop Ketahanan Keluarga pada Ahad, 19 Mei 2013 yang lalu. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Tan Sri Ainuddin Wahid Taman Universiti Johor, Malaysia.


Seperti biasa, workshop dibuka dengan pembacaan kalam ilahi, kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua Bidang Perempuan PIP PKS Johor, Sri Widiyastuti. Hadir sebagai pembicara Ellina Supendi, Ketua Jaringan Lembaga Wanita (JLW) PIP PKS Malaysia dan dr. Pinta Pudiyanti, Bidang Perempuan PIP PKS Malaysia. Mereka khusus didatangkan dari Kuala Lumpur, Malaysia untuk memberikan informasi kepada kader wanita PIP PKS di Johor, Malaysia. Tentang permasalahan-permasalahan wanita yang menjadi fenomena masa kini.

Pembicara pertama

Di dalam workshop dengan tema Ketahanan Keluarga ini, disampaikan materi tentang Konvensyen wanita yang dilindungi oleh PBB (CEDAW) dan permasalahan yang dihadapi keluarga seperti maraknya LGBT (Lesbian, Gay, Bisex, Transgender), aborsi, legalisasi kondom, dan lain-lain. Kemudian juga dibahas tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menimpa keluarga, perceraian yang meningkat tajam dan beberapa masalah keluarga yang lain.

Kedua pembicara juga mengingatkan untuk kembali kepada fitrah Islam karena Islam adalah jalan hidup yang telah diatur oleh Allah dengan sempurna dan Islam lebih dari 14 abad tahun yang silam telah mengusung pernghormatan yang tinggi kepada wanita dan mengangkat derajat wanita dibandingkan dengan sistem-sistem yang lain buatan manusia.

Sesi terakhir dari workshop ini, peserta dibagi menjadi delapan kelompok. Masing-masing kelompok membahas/mendiskusikan tentang Freesex dan aborsi, KDRT, narkoba, pendidikan, LGBT, media, kesehatan, dan politik. Setelah mereka berdiskusi, setiap kelompok mempresentasikan dan mengumpulkan hasil diskusinya kepada kedua pembicara.

Kedua pembicara pada sesi diskusi

Workshop ini dihadiri oleh 100 orang peserta wanita yang terdiri dari beberapa elemen masyarakat di Johor. Istri dosen, mahasiswa, ekspatriat dan buruh di Johor, Malaysia. (Tim Media PIP PKS Johor)

2 comments

  1. Jubah Fesyen

    Isu nie dah makin meluas di bincangkan .. terima kasih kepada admin blog nie…
    artikel awak menjelaskan hal nie dengan lebih baik…
    tahniah

  2. editor

    sama-sama ^_^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *