«

»

Dec 03

Mukhayyam Dasar Pandu Keadilan PIP PKS Malaysia

Selama dua hari, Sabtu-Ahad, 13-14 Oktober 2012, puluhan kader Partai Keadilan Sejahtera yang berasal dari PIP PKS Perak, Pahang, Selangor dan Kuala Lumpur berkumpul di bumi perkemahan Sri Raudah di kawasan Gombak, Selangor. Mereka dipanggil oleh PIP (Pusat Informasi dan Pelayanan) PKS Malaysia untuk mengikuti kegiatan Mukhayyam Pandu Keadilan (MPK).


Mukhayyam merupakan salah satu bagian dari aktifitas tarbiyah yang memadukan unsur tarbiyah ruhiyyah (pembinaan spiritual), tarbiyah jasadiyyah (pembinaan fisik), dan tarbiyah fikriyyah (pembinaan kognitif) yang harus diikuti setiap kader PKS di setiap tingkatan. Kegiatan mukhayyam diisi dengan latihan fisik dan kebugaran jasmani, dasar-dasar teknik bela diri, dan pertolongan pertama pada musibah (P3M), serta tak ketinggalan siraman spiritual. Target yang ingin dicapai di antaranya adalah memantapkan qawiyul jism (kekuatan fisik) pada setiap individu kader sebagai salah satu prasyarat untuk menunjang kesuksesan dakwah dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Kita sudah bertekad melayani bangsa ini dan bekerja sepenuhnya untuk Indonesia. Tanpa kesehatan dan kekuatan jasmani, tugas pengabdian dan pelayanan kepada bangsa dan negara tidak akan bisa ditunaikan secara optimal dan mukhayyam merupakan salah satu sarana untuk mempersiapkan kader PKS untuk mengemban amanah mulia ini,” pesan Ketua PIP PKS Kuala Lumpur yang menjadi tuan rumah kegiatan ini.

Peserta mukhayyam dibagi ke dalam beberapa kelompok dan diberi kebebasan memilih nama kelompoknya masing-masing. Melalui syuro di tiap kelompok, sejumlah nama bernuansa alam dipilih oleh peserta, yaitu katak lompat, capung, bambu runcing, lebah madu, atom, dan kelapa muda. Panitia menyediakan satu tenda untuk setiap kelompok sekadar untuk beristirahat sejenak mengingat padatnya agenda kegiatan. Setiap kelompok secara bergantian juga ditugaskan memimpin pelaksanaan shalat berjamaah dan kultum.

Guyuran hujan sejak pagi hari tidak menyurutkan semangat para peserta. Mereka termotivasi oleh arahan para instruktur yang didatangkan dari Medan, Sumatera Utara, agar tidak menganggap mukhayyam ini sebagai beban, melainkan sebagai sebuah permainan yang perlu dinikmati. “Tinggalkan identitas dan pekerjaan Anda masing-masing, baik sebagai dosen, mahasiswa, pekerja, atau apapun juga, dan marilah kita menyamakan suhu atau frekuensi kita dan menikmati mukhayyam ini dengan hati dan pikiran yang positif,” saran Fakhruddin Amri selaku intruktur. Dengan suhu yang sama, peserta akan tetap bergembira walaupun harus menjalani tempaan fisik di lapangan. Sikap mental negatif justru hanya akan menambah berat beban peserta, tambahnya.

Setelah menjalani tempaan fisik sepanjang hari, pada malam harinya setiap peserta diinstruksikan melakukan perjalanan menembus kegelapan kawasan hutan menyusuri rute yang ditentukan panitia. Derasnya aliran sungai Gombak dan alunan musik binatang malam menjadi teman di sepanjang perjalanan. Sementara itu, keesokan harinya, setiap kelompok menempuh long march di dalam air menyusuri aliran sungai hingga ke air terjun yang berada di hulu sungai Gombak.

Ali Rakhman, mahasiswa master KIRKH IIUM, mengatakan sangat terkesan dengan mukhayyam PKS yang baru pertama kali diikutinya. “Saya dan kawan-kawan berharap agar PIP PKS Malaysia dapat kembali mengadakan mukhayyam seperti ini sebagai ajang yang sangat bermanfaat untuk mengeratkan ukhuwah dan menempa ketahanan fisik, sekaligus sarana rekreasi dan hiburan yang mengasyikkan,” ujar pemuda yang berasal dari Riau ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *